Terkait Rusuh Ampera, Sonny Keraf Ditangkap
VIVAnews - Kepolisian menangkap Sonny Keraf (25), salah satu tersangka kerusuhan di Jalan Ampera, Jakarta Selatan, akhir September lalu yang menewaskan tiga orang. Tersangka ditangkap di salah satu rumah kerabatnya, setelah sempat menjadi buronan selama dua pekan.
Wakil Kepala Kepolisian Resor Ende, Komisaris Hary Mulyanto, yang dihubungi Senin 11 Oktober 2010, mengatakan, tersangka ditangkap Sabtu lalu, dan telah diterbangkan ke Jakarta untuk pemeriksaan selanjutnya. “Saat ditangkap, tersangka tidak melakukan perlawanan. Dia tangkap oleh sebuah tim gabungan dari Mabes Polri, Polda NTT dan Polres Ende,” kata Mulyanto.
Tersangka ditangkap di sebuah rumah di Jalan Udayana Ende yang didiuga kuat sebagai tempat persembunyiannya selama dalam pelarian. “Tersangka sudah dibawa ke Jakarta untuk selanjutnya diperiksa tim penyidik Polda Metro Jaya,” ujar Mulyanto.
Dari hasil pemeriksaan diketahui, tersangka yang memiliki nama mirip mantan Menteri Lingkungan Hidup Sonny Keraf itu tercatat sebagai warga Kelurahan Fontein, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang. “Dia mengakui selama ini bekerja di Jakarta dan baru melarikan diri ke Ende pasca kerusuhan menggunakan pesawat komeril dari Jakarta melalui Denpasar dan selanjutnya ke Ende,” katanya.
Kerusuhan di Jalan Ampera terjadi di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Rabu 29 September lalu. Bentrokan berdarah antara dua geng di depan Pengadilan yang menyidangkan kasus pembunuhan di diskotik Blowfish ini menewaskan tiga orang sehingga polisi kemudian menetapkan pula empat orang baru sebagai tersangka.
Dari keterangan para tersangka, mereka adalah kelompok yang datang menggunakan kendaraan umum dan melakukan penyerangan. Mereka datang karena dendam terhadap terdakwa kasus Blowfish.
"Sakit hati dan mereka kemudian mengumpulkan orang dan melakukan penyerangan," ujar Boy Rafli Amar, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Senin 4 Oktober.